Gue biasanya lihat dulu bagian mana yang paling sering bikin permainan seret. Kalau damage kurang, fokus ke upgrade yang bantu output. Kalau gampang tumbang, mungkin sustain atau defense lebih penting. Jadi nggak semua upgrade harus dikejar bareng, yang penting ada alasan jelas kenapa gue pilih itu dulu.
Seringnya bukan karena satu pembelian besar, tapi karena banyak upgrade kecil yang nggak terlalu kepakai. Gue mulai bedain mana yang benar-benar bantu build utama dan mana yang cuma lumayan punya. Setelah itu resource jadi lebih gampang dikontrol.
Nggak harus lengkap semua. Buat gue yang penting bagian inti udah beres. Kalau gear utama siap, consumable cukup, dan build nggak punya lubang besar, biasanya udah aman. Full ready itu bukan berarti punya semuanya, tapi punya yang memang dibutuhkan.
Gue tanya dulu: Kalau upgrade ini gue ambil, bagian mana dari gameplay gue yang berubah? Kalau jawabannya nggak jelas, biasanya gue tahan dulu. Cara simpel ini lumayan bantu biar resource nggak habis buat hal yang cuma menarik di menu.
Gue lebih suka punya stok minimum sebelum mulai. Nggak perlu numpuk banyak, cukup tentuin batas aman buat item yang sering dipakai. Begitu jumlahnya turun di bawah batas itu, baru gue isi lagi sebelum masuk game berikutnya.